Teknik Memetakan Masalah Publik & Sosial Kemasyarakatan di Lingkungan Perusahaan – Jogjakarta

Offering Training
DESCRIPTION
Salah satu kendala dalam pelaksanaan pembangunan maupun program, baik yang dijalankan oleh Pemerintah Daerah maupun oleh perusahaan melalui program CSR/Comdev-nya adalah persoalan ketidaktepatan program atau agenda pembangunan yang dijalankan. Seringkali justru yang terlihat, masyarakat yang menjadi sasaran program atau agenda pembangunan tidak dapat merasakan manfaat  atau terdapat perbedaan outcome yang sangat minimal antara kehidupan sebelum dan setelah program atau agenda pembangunan berjalan.
Situasi ini terjadi dikarenakan kebanyakan program atau agenda pembangunan sosial kemasyarakatan tersebut tidak mempertimbangkan apa yang menjadi kebutuhan (needs) dari komunitas tersebut. Seringkali kita sebagai aparatur atau penyelenggara program atau agenda pembangunan menilai kebutuhan suatu masyarakat dari sudut pandang kita sebagai pelaku yang akan memberikan bantuan, bukan dari sudut pandang penerima/penggunanya. Oleh karena itu, menggali kebutuhan faktual dari masyarakat adalah syarat mutlak yang harus dilakukan sebelum memutuskan program atau agenda pembangunan yang cocok dan sesuai dijalankan dalam suatu masyarakat.
Pelatihan ini akan memberikan perspektif teoritis dan aplikatif bagaimana memahami isu-isu publik dan sosial kemasyarakatan suatu masyarakat.
WHO SHOULD ATTEND
Pimpinan dan Pemilik Perusahaan Tambang/Perkebunan/Ekstraktif lainnya, Konsultan Hukum, Staf dan Manajer bidang Hukum, External Relations, Public Relations, Government Relations, CSR and Community Development, Project/Site Manager, LSM, Tokoh Masyarakat, Polisi, Staf dan Pejabat Pemda dan pihak lainnnya yang terkait.
OBJECTIVE
·         Membekali peserta dengan berbagai metoda dan teknik yang dapat digunakan untuk mengenali dan memahami konteks “masalah” dan “kebutuhan” dari sebuah masyarakat.
·         Membekali peserta dengan konsep social network sebagai salah satu benchmark di dalam mengenali kebutuhan suatu masyarakat.
·         Membekali peserta dengan metode penelitian kualitatif untuk lebih memahami kondisi dan persoalan sosial kemasyarakatan dan solusi pemecahannya yang tepat.
SUMMARY OUTLINE
1.       Konsep Sosial & Masalah Sosial  dan Publik
2.       Metoda Kualitatif dalam Mengidentifikasi Masalah Sosial dan Publik
3.       Pemetaan Social Network
4.       Metoda dan Teknik Pengumpulan Data
5.       Teknik Memetakan dan Menganalisis Masalah
6.       Teknik dan Desain Pengembangan Program
COURSE METHOD
COURSE SPEAKER
v  Presentation
v  Discuss
v  Case Study
v  Evaluation
v  Simulation
Irfan Riza, SE, MSc, MA (CM)
(Certified Mediator and Senior Consultant in Conflict Transformation, CSR based on ISO 26000, Social  Audit, Government Relations, Community Building and Development )
TIME & VENUE
COURSE FEE
Jentra Dagen Hotel
Jl. Dagen 85 Malioboro
Yogyakarta
20-22 March 2013
22-24 May 2013
02-04 September 2013
30 October 2013-01 November 2013
3 days
08 am – 04 pm
In House Training:
Depend on request
IDR 5.800.000,- Per Participant non residential

Course fees can be transferred to the following account number :
CV JP CONSULTANT : MANDIRI Bank Yogyakarta Branch Acc. No.  1370007857077

FACILITY
INFORMATION AND REGISTRATION
¨  Module / Handout
¨  Certificate
¨  Souvenir
¨  Training Kit
JP Consultant
Kalibayem No. 436 Ngestiharjo Kasihan Bantul Yogyakarta
Phone        :  02743326339
Email         :  jpconsultantyogyakarta@gmail.com
Contact      : Sari (08122758271)
                    Damiri (083867388077)

Teknik Memetakan Masalah Publik & Sosial Kemasyarakatan di Lingkungan Perusahaan – Jogjakarta

Offering Training
Teknik Memetakan Masalah Publik & Sosial Kemasyarakatan di Lingkungan Perusahaan – Jogjakarta
DESCRIPTION
Salah satu kendala dalam pelaksanaan pembangunan maupun program, baik yang dijalankan oleh Pemerintah Daerah maupun oleh perusahaan melalui program CSR/Comdev-nya adalah persoalan ketidaktepatan program atau agenda pembangunan yang dijalankan. Seringkali justru yang terlihat, masyarakat yang menjadi sasaran program atau agenda pembangunan tidak dapat merasakan manfaat  atau terdapat perbedaan outcome yang sangat minimal antara kehidupan sebelum dan setelah program atau agenda pembangunan berjalan.
Situasi ini terjadi dikarenakan kebanyakan program atau agenda pembangunan sosial kemasyarakatan tersebut tidak mempertimbangkan apa yang menjadi kebutuhan (needs) dari komunitas tersebut. Seringkali kita sebagai aparatur atau penyelenggara program atau agenda pembangunan menilai kebutuhan suatu masyarakat dari sudut pandang kita sebagai pelaku yang akan memberikan bantuan, bukan dari sudut pandang penerima/penggunanya. Oleh karena itu, menggali kebutuhan faktual dari masyarakat adalah syarat mutlak yang harus dilakukan sebelum memutuskan program atau agenda pembangunan yang cocok dan sesuai dijalankan dalam suatu masyarakat.
Pelatihan ini akan memberikan perspektif teoritis dan aplikatif bagaimana memahami isu-isu publik dan sosial kemasyarakatan suatu masyarakat.
WHO SHOULD ATTEND
Pimpinan dan Pemilik Perusahaan Tambang/Perkebunan/Ekstraktif lainnya, Konsultan Hukum, Staf dan Manajer bidang Hukum, External Relations, Public Relations, Government Relations, CSR and Community Development, Project/Site Manager, LSM, Tokoh Masyarakat, Polisi, Staf dan Pejabat Pemda dan pihak lainnnya yang terkait.
OBJECTIVE
·         Membekali peserta dengan berbagai metoda dan teknik yang dapat digunakan untuk mengenali dan memahami konteks “masalah” dan “kebutuhan” dari sebuah masyarakat.
·         Membekali peserta dengan konsep social network sebagai salah satu benchmark di dalam mengenali kebutuhan suatu masyarakat.
·         Membekali peserta dengan metode penelitian kualitatif untuk lebih memahami kondisi dan persoalan sosial kemasyarakatan dan solusi pemecahannya yang tepat.
SUMMARY OUTLINE
1.       Konsep Sosial & Masalah Sosial  dan Publik
2.       Metoda Kualitatif dalam Mengidentifikasi Masalah Sosial dan Publik
3.       Pemetaan Social Network
4.       Metoda dan Teknik Pengumpulan Data
5.       Teknik Memetakan dan Menganalisis Masalah
6.       Teknik dan Desain Pengembangan Program
COURSE METHOD
COURSE SPEAKER
v  Presentation
v  Discuss
v  Case Study
v  Evaluation
v  Simulation
Irfan Riza, SE, MSc, MA (CM)
(Certified Mediator and Senior Consultant in Conflict Transformation, CSR based on ISO 26000, Social  Audit, Government Relations, Community Building and Development )
TIME & VENUE
COURSE FEE
Jentra Dagen Hotel
Jl. Dagen 85 Malioboro
Yogyakarta
20-22 March 2013
22-24 May 2013
02-04 September 2013
30 October 2013-01 November 2013
3 days
08 am – 04 pm
In House Training:
Depend on request
IDR 5.800.000,- Per Participant non residential

Course fees can be transferred to the following account number :
CV JP CONSULTANT : MANDIRI Bank Yogyakarta Branch Acc. No.  1370007857077

FACILITY
INFORMATION AND REGISTRATION
¨  Module / Handout
¨  Certificate
¨  Souvenir
¨  Training Kit
JP Consultant
Kalibayem No. 436 Ngestiharjo Kasihan Bantul Yogyakarta
Phone        :  02743326339
Email         :  jpconsultantyogyakarta@gmail.com
Contact      : Sari (08122758271)
                    Damiri (083867388077)

Teknik Mengelola Krisis Publik dan Menghadapi Tekanan Media Massa-jogjakarta

Offering Training
DESCRIPTION
Salah satu faktor penentu keberhasilan suatu organisasi terletak pada kekuatan komunikasi publik yang dijalankannya. Belajar dari berbagai kasus yang menimpa banyak organisasi dan perusahaan, dimana reputasi organisasi/ perusahaan yang telah mapan dapat anjlok secara drastis, maka hal ini perlu diantisipasi. Salah satu resiko yang dihadapi oleh pengelola organisasi adalah resiko reputasi berkaitan dengan munculnya publisitas negatif dari masyarakat dan atau media massa yang sekarang ini sedang marak terjadi di Indonesia. Penanganan ini memerlukan perhatian serius dan mendalam dari organisasi bersangkutan.
Membangun komunikasi secara efektif dengan masyarakat/publik dan media bukanlah pekerjaan gampang. Begitu banyak krisis atau permasalahan yang dihadapi kalangan swasta/pemerintah akibat kurang mampunya membangun “good understanding” secara win-win dengan berbagai stakeholders terkait, khususnya media massa. Krisis ini bahkan bisa menjadi berlarut dan pada gilirannya akan mempengaruhi citra dan moral dari organisasi di mata publik, khususnya media massa. 
Penguasaan aspek komunikasi massa/publik yang efektif dan tepat sasaran akan memberi pengaruh signifikan terhadap reputasi organisasi dan perusahaan. Oleh karena itu, upaya-upaya untuk meningkatkan keterampilan dan efektifitas komunikasi massa terutama pada saat krisis harus mendapat prioritas. Melalui keterampilan komunikasi massa/publik yang efektif, tentu saja suatu organisasi akan tetap mampu mempertahankan reputasi dan produktivitasnya, terutama pada saat dalam kondisi krisis dan berada dalam tekanan media massa.
Workshop ini dimaksudkan sebagai media pembelajaran bagi peserta untuk mempelajari secara mendalam langkah-langkah konseptual aplikatif dalam rangka menangani krisis yang terjadi serta berada dalam tekanan publisitas negatif oleh media massa.
WHO SHOULD ATTEND
Pimpinan dan Pemilik Perusahaan Tambang/Perkebunan/Ekstraktif lainnya, Konsultan Hukum, Staf dan Manajer bidang Hukum, External Relations, Public Relations, Government Relations, CSR and Community Development, Project/Site Manager, LSM, Tokoh Masyarakat, Polisi, Staf dan Pejabat Pemda dan pihak lainnnya yang terkait.
SUMMARY OUTLINE
  1. The Foundation of Good Public Communication Techniques
  2. Corporate Reputation Management
  • Best and worst reputations
  • Measuring reputation – good and bad
  • Stakeholders and audiences
  • Corporate PR planning, objectives and strategies
  1. Mass Communication Strategy to Maintain Organizational Reputation
  2. Crisis Communications
  • Communication Characteristics of a Crisis
  • Strategic Crisis Communications
  • Crisis Communications Policies & Principles
  • Court of Law vs. Court of Public Opinion
  • Communicating with Stakeholders – victims, employees, business partners, local community, regulatory agencies, etc
  • Operationalizing Crisis Communications
  1. Media Relations: Concepts & Practices
  2. Media Crisis Communications
  • What are the actions that must be conducted?
  • What is the communication strategy in curing the crisis?
  • What needs to be done to regain the image of the company or organization?
  • What is the strategy to face public questions including employees to minimize its impact?
  1. Building Strengthening Communications Team for Our Organization – How to
    Prepare & Handle Media Crisis Communications in the Future?
COURSE METHOD
COURSE SPEAKER
v  Presentation
v  Discuss
v  Case Study
v  Evaluation
v  Simulation
Irfan Riza, SE, MSc, MA (CM)
(Certified Mediator and Senior Consultant in Conflict Transformation, CSR based on ISO 26000, Social  Audit, Government Relations, Community Building and Development )
TIME & VENUE
COURSE FEE
Jentra Dagen Hotel
Jl. Dagen 85 Malioboro
Yogyakarta
20-22 February 2013
24-26 April 2013
26-28 June 2013
02-04 October 2013
04-06 December 2013
3 days
08 am – 04 pm
In House Training:
Depend on request
IDR 5.800.000,- Per Participant non residential

Course fees can be transferred to the following account number :
CV JP CONSULTANT : MANDIRI Bank Yogyakarta Branch Acc. No.  1370007857077

FACILITY
INFORMATION AND REGISTRATION
¨  Module / Handout
¨  Certificate
¨  Souvenir
¨  Training Kit
JP Consultant
Kalibayem No. 436 Ngestiharjo Kasihan Bantul Yogyakarta
Phone        :  02743326339
Email         :  jpconsultantyogyakarta@gmail.com
Contact      : Sari (08122758271)
                    Damiri (083867388077)
                   

Teknik Penyelesaian Konflik dan Perselisihan Hubungan Industrial di Tempat Kerja

Offering Training

Teknik Penyelesaian Konflik dan Perselisihan Hubungan Industrial di Tempat Kerja

DESCRIPTION
Realitas dan dinamika permasalahan ketenagakerjaan sangat bersifat multidimensional serta dipengaruhi dan mempengaruhi berbagai faktor dengan pola relasi yang kompleks. Situasi ini membutuhkan adanya penyelesaian permasalahan hubungan industrial dengan menggunakan kebijakan dan pendekatan yang terintegrasi dan sistematis.
Kompleksitas permasalahan di bidang ketenagakerjaan ditandai oleh masih rendahnya kualitas tenaga kerja, tingkat upah dan produktivitas yang masih rendah, perselisihan dan hubungan industrial yang semakin kompleks, PHK, dan rendahnya jaminan kesejahteraan purna kerja.
Dari realitas tersebut, upaya penyelesaian konflik dan perselisihan hubungan industrial perlu mendapatkan perhatian serius dari semua pihak, terutama pihak perusahaan dan pemerintah. Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan yang tertuang dalam UU No. 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial. UU ini memberi prioritas terhadap penyelesaian konflik & perselisihan hubungan industrial melalui lembaga bipartit dan diikuti dengan penyelesaian melalui proses mediasi atau konsiliasi atau proses penyelesaian melalui lembaga arbitrase. Proses-proses penyelesaian ini merupakan bagian yang sangat penting yang harus dilalui sebelum melakukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial. Proses-proses di luar pengadilan ini bersifat sukarela dan dilandasi iktikad baik dari pihak-pihak yang terlibat dalam konflik serta juga merupakan upaya agar permasalahan hubungan industrial dapat segera diselesaikan secara mandiri dan efektif di tingkat perusahaan. Fokus dari workshop ini adalah penyelesaian konflik dan perselisihan hubungan industrial di internal perusahaan atau luar pengadilan, sehingga diharapkan penyelesaian ini dapat tercapai secara cepat, murah, efektif dan menjamin keadilan bagi semua pihak yang terlibat.
WHO SHOULD ATTEND
Pimpinan dan Pemilik Perusahaan Tambang/Perkebunan/Ekstraktif lainnya, Konsultan Hukum, Staf dan Manajer bidang Hukum, External Relations, Public Relations, Government Relations, CSR and Community Development, Project/Site Manager, LSM, Tokoh Masyarakat, Polisi, Staf dan Pejabat Pemda dan pihak lainnnya yang terkait.
OBJECTIVE
Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu untuk menggali lebih dalam teknik-teknik menyelesaikan perselisihan dan konflik hubungan industrial di internal perusahaan atau luar jalur peradilan  dengan mengedepankan prinsip win-win solutions melalui kajian empiris dan teoritis sebagaimana diatur dalam Peraturan Perundangan yang berlaku di Indonesia.
SUMMARY OUTLINE
1.       Konsep & Praktek Manajemen Konflik Industrial
2.       Negosiasi dalam Penyelesaian Konflik & Perselisihan Hubungan Industrial
3.       Mediasi dalam Penyelesaian Konflik & Perselisihan Hubungan Industrial
4.       Penyelesaian Konflik & Perselisihan Hubungan Industrial dalam Praktek
5.       Prinsip-Prinsip Penyelesaian Konflik & Perselisihan Hubungan Industrial
6.       Keberadaan & Kontribusi Mediator, Konsiliator, dan Arbiter dalam Penyelesaian Konflik & Perselisihan Hubungan Industrial
COURSE METHOD
COURSE SPEAKER
v  Presentation
v  Discuss
v  Case Study
v  Evaluation
v  Simulation
Irfan Riza, SE, MSc, MA (CM)
(Certified Mediator and Senior Consultant in Conflict Transformation, CSR based on ISO 26000, Social  Audit, Government Relations, Community Building and Development )
TIME & VENUE
COURSE FEE
Jentra Dagen Hotel
Jl. Dagen 85 Malioboro
Yogyakarta
25-27 March 2013
27-29 May 2013
04-06 September 2013
06-08 November 2013
3 days
08 am – 04 pm
In House Training:
Depend on request
IDR 5.800.000,- Per Participant non residential

Course fees can be transferred to the following account number :
CV JP CONSULTANT : MANDIRI Bank Yogyakarta Branch Acc. No.  1370007857077

FACILITY
INFORMATION AND REGISTRATION
¨  Module / Handout
¨  Certificate
¨  Souvenir
¨  Training Kit
JP Consultant
Kalibayem No. 436 Ngestiharjo Kasihan Bantul Yogyakarta
Phone        :  02743326339
Email         :  jpconsultantyogyakarta@gmail.com
Contact      : Sari (08122758271)
                    Damiri (083867388077)